Selasa, 03 November 2009

Keseimbangan Hidup

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari".

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."

Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.
Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua".

"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis".

Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati".

==============================================

Dapat membuat kehidupan seimbang tentu akan mendatangkan keharmonisan dan kebahagiaan. Namun bisa membuat kehidupan menjadi seimbang, itulah yang tidak mudah.

Saya kira, kita membutuhkan proses pematangan pikiran dan mental. Butuh pengorbanan, perjuangan, dan pembelajaran terus menerus. Dan yang pasti, untuk menjaga supaya tetap bisa hidup seimbang dan harmonis, ini bukan urusan 1 atau 2 bulan, bukan masalah 5 tahun atau 10 tahun, tetapi kita butuh selama hidup. Selamat berjuang!
Sumber : andriewongso.com

37 komentar:

Anonim mengatakan...

Cerita yang bermakna..
thx sobat

Resensi.net

Anonim mengatakan...

keren banget sumpah ceritanya

misbah mengatakan...

ya.. banyak orang lalai akan hal ini. keseimbangan..sep deh ceritanya.

Anonim mengatakan...

seger setelah membacanya

Gepu mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Gepu mengatakan...

keren...cerita yang begitu membuat saya menjadi termotifasi..boleh ga...minta ijin untuk meng copynya..

Evi mengatakan...

numpang ngutip ya......

Anonim mengatakan...

sungguh mengspirasi!!!!

handout mengatakan...

terima kasih banyak sudah berbagi,.
moga sukses selalu.
Kunjungi saya ..di..
click this
dan kunjugni juga koleksi kami di..
click this

motivasi tung desem waringin mengatakan...

cerita yang menggugah motivasi saya banget, maksih ya ceritanya, bagi yang mau dapet motivasi dari tung desem waringin, silahkan kunjungi motivasi tung desem waringin

Bayu Ariadi mengatakan...

Menggugah untuk mensiasati cerita ini .,.,
Trim Untuk yang punya cerita .,.,

MIZANI mengatakan...

Easier said than done.. btw nice post.

Anonim mengatakan...

Cerita bagus.... yuk kita bagi2kan...

Anonim mengatakan...

SAnGAt BrgUna Bagii PrJAlaNAn Dan Prses HiduP QUh. .

Anonim mengatakan...

sangat memberi inspirasi.. izin share boleh ya..

Anonim mengatakan...

sangat bagus..
untuk kita jalani..

http://fashionpria.indoprofile.com

BlueApple mengatakan...

hi, drop by some time to my blog full or weirdness. EXTREMELY WEIRD STUFF

edwin mengatakan...

Saya sangat sepakat dengan kisah ini dimana keseimbangan menjadi titik poros kehidupan. Anyway, silahkan berkunjung balik ke blog saya ya http://isapanhati.blogspot.com/ Thanks... :)

randy mengatakan...

subhanalloh, memang harusnya begini ya kalau ingin hidup bahagia, harus seimbang

anton girsang mengatakan...

keseimbangan yang sempurna tentu bukan hanya pekerjaan dan keluarga, tapi ada hal yang lain perlu seimbangyakni: keuangan, keluarga,kesehatan,hubungan kpd sesama,hub kpd Tuhan, rekreasi

rowwans mengatakan...

excellent.......

mas nugroho mengatakan...

Cerita yang sangat menginspirasi saya. Mantap pokoknya!

Anonim mengatakan...

sarat akan makna dan nilai kehidupan.. izin share ya.. :)

Anonim mengatakan...

keren

Anonim mengatakan...

Kalau kita bisa melakukan seperti yang dilakukan bapak tua dalam cerita ini hidup kita menjadi lebih indah dan menyenangkan

masakan padang mengatakan...

wah good ide nih ,,,,,gan Blog walking ya {Masakan padang}

Rumah dan Aparteman mengatakan...

setuju

'Putra likinpark' mengatakan...

sngat mnginspirasi

Anonim mengatakan...

I like it..

Anonim mengatakan...

sebuah cerita yg mengagumkan

Anonim mengatakan...

im not feel it at all

sandi` mengatakan...

asyiiikkkkkk....

KAYA MOTIVASI mengatakan...

Luar Biasa Gan...

bidadaribilqis mengatakan...

woooo....keren

bidadaribilqis mengatakan...

jossssssss

rizal mengatakan...

saya pernah mendengar cerita yang hampir sama dengan ini sebelumnya.

naryoayo mengatakan...

Bagus banget........sangat mengena dalam kondisi setiap orang..

Poskan Komentar